Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-14 17:49:47【Resep】729 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(2869)
Artikel Terkait
- KKP: 41 UPI masuk "Yellow List" bisa ekspor ke AS secara bersyarat
- BPKP Kalbar awasi kualitas gizi dan akuntabilitas program MBG
- Dinkes Pamekasan bina SPPG cara mencegah keracunan makanan
- Ibu Negara Brasil bagikan indikator penting untuk nilai kesuksesan MBG
- Lelang barang niaga eksklusif MotoGP Mandalika 2025 raup Rp63 juta
- Konsumsi domestik naik, laba Unilever tumbuh menjadi Rp3,33 triliun
- Ade Rai ingatkan masyarakat agar peduli kesehatan sebelum sakit
- Ibu Negara Brasil berpesan utamakan pangan lokal untuk kesuksesan MBG
- Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
- Wihaji: Pendistribusian MBG di pulau
Resep Populer
Rekomendasi

BPOM respon sirop obat dari India diduga ber

SPPG Polda Kalteng salurkan MBG pertama bagi 1.000 penerima manfaat

Mangut, kuliner tradisional dari pesisir Jawa

Unilever janji tuntaskan buyback Rp2 T dan bagikan dividen 100 persen

Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara

Sekjen ARUN harap dapur MBG bisa jadi pusat pembelajaran gizi seimbang

Warga terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Bekasi capai 304 orang

Anggota DPRD Jabar: Pengawasan Program MBG harus diperketat